MUI Susun Fatwa Ajaran Sesat : Termasuk Gafatar dan Nikah Mut'ah

THIS ADS by GOOGLE
Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini sedang menyusun untuk mengelompokkan ajaran-ajaran sesat yang saat ini marak berkembang di Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan ajaran sesat di Indonesia.



"Ada beberapa ajaran yang berkembang di masyarakat tapi perlu ada penegasan terhadap fatwa itu lebih dulu," ungkap Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin kepada Republika.co.id, Selasa (22/3).

Adapun ajaran yang akan difatwakan sesat tersebut disusun dalam beberapa kriteria. Beberapa diantaranya yaitu mencaci maki para sahabat Nabi Muhammad SAW, menolak kepemimpinan para Khulafaur Rasyidin, dan memperbolehkan nikah mut'ah.

Kiai Ma'ruf menegaskan kelompok atau kalangan mana saja yang mempraktikkan ajaran tersebut nantinya akan dianggap sesat pula. Fatwa ini, rencananya akan disampaikan dan disosialisasikan hingga ke MUI tingkat daerah.

"Sehingga jika ditemukan di daerah, MUI daerah bisa langsung memfatwakan kelompok tersebut sesat, tidak perlu harus menunggu dari pusat," kata Kiai Ma'ruf menambahkan.

Hingga saat ini, penyusunan fatwa sesat sudah sampai pada tahap final. Diperkirakan, fatwa sesat dapat segera disosialisasikan pada akhir Maret nanti.

Sementara, terkait Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang sudah difatwakan sesat beberapa waktu yang lalu oleh MUI, Kiai Ma'ruf menyatakan MUI masih melakukan rehabilitasi terhadap anggota eks Gafatar. Rehabilitasi sendiri ditangani oleh komisi Dakwah MUI bekerjasama dengan Kementeriam Sosial.

"Untuk pemulihan ini memang tidak mudah, untuk itu MUI bekerjasama dengam semua lembaga yang fokus menangani masalah sosial," kata dia.
THIS ADS by GOOGLE

0 Response to "MUI Susun Fatwa Ajaran Sesat : Termasuk Gafatar dan Nikah Mut'ah"

Post a Comment